Petrichor




Kalau kemarau panjang datang
Petani dan peternak layaknya cangkir
yang menampung banyak air keluhan
dan menuangkannya pada ruang lain
Sedikit demi sedikit, dan sering

Sialnya tahun ini, El-Nino datang melintang
Mendekap erat sebuah kepulauan
Mengganyang segerombolan orang tak bersalah
Seperti mereka yang kini tersedak,
kepulan asap tebal dari hutan-hutan yang tlah kalah
Seperti tak bersalahnya kaum Yahudi,
yang diasap mati di kamp-kamp penampungan Nazi

Lantas kemarau menjadi cerita
atau wacana yang ramai di banyak media

Kemarau panjang juga berubah jadi rindu
Pada serangkaian bunyi dan juga bau
Pada suasana nostalgik yang tak dijumpai,
di aspal dan pasir berdebu
Tapi pada hujan yang mengecup bumi
Seperti keras tubuh tertembus peluru

Petrichor
Selalu jadi bau yang dirindu
Aroma yang menentramkan,
setelah hujan datang

Petrichor
Bukan bau air mata ketakutan
dari mata rakyat kecil yang takut mati
Bukan bau air mata perih
dari mata korban kebakaran hutan

Petrichor
Kami masih menunggu.


2015

0 komentar:

Posting Komentar

My Instagram